AC Indoor Netes Air? Yuk Cari Tau Penyebabnya
Biasanya permasalahan seperti ini sering menjadi masalah buat kita yang mempunyai ac di rumah.
Dan apalagi jika ac sampai rusak pastinya menjadi masalah terbesar bagi kita, jika sedang musim panas-panasnya.
Kali ini saya akan membahas sedikit tentang permasalahan apa yang membuat ac indoor netes air terus.
Tetapi jika kalian tidak bisa membenarkanya dengan sendiri, alangkah baiknya jika di serahkan saja kepada jasa service ac terdekat
Maka dari itu lebih baiknya anda simak berikut di bawah ini!
Pengertian AC
Secara umum pengertian dari AC (Air Conditioner) suatu rangkaian mesin yang memiliki fungsi sebagai pendingin udara yang berada di sekitar mesin pendingin tersebut.
Secara khusus pengertian dari AC adalah suatu mesin yang di gunakan untuk mendinginkan udara dengan cara mensirkulasikan gas refrigerant berada di pipa yang di tekan dan di hisap oleh kompresor.
Adapun sebab mengapa gas refrigerant di pilih sebagai bahan yang di sirkulasikan, yaitu karena bahan ini mudah menguap dan bentuknya bisa berubah-ubah, yang berbentuk cairan dan gas.
Panas yang berada pada pipa kondensor berasal dari gas refrigerant yang di tekan oleh kompressor sehingga bahan tersebut menjadi panas.
Dan pada bagian Automatic Expantion Valve pipa tempat sirkulasi gas refrigerant di perkecil,sehingga tekanannya semakin meningkat dan pada pipa evaporator menjadi dingin.
Penulis akan menjelaskan cara kerja AC khususnya pada AC split yang paling sering digunakan di Mall, Sekolah, Perkantoran, Perusahaan, dll.
Penyebab AC Indoor Netes Air
AC Bocor air atau AC netes air merupakan hal yang paling sering terjadi pada AC dan sering dikeluhkan karena sangat mengganggu kenyamanan apalagi jika AC bocor air di atas tempat tidur maupun di atas perkakas rumah tangga. Bahkan ada yang sampai meletakkan ember untuk menampung tetesan air tersebut.
PENYEBAB PERTAMA : Kebocoran air pada unit indoor AC sering terjadi akibat tersumbatnya aliran pembuangan air tetesan akibat debu maupun kotoran yang melekat di dalam unit indoor.
Seharusnya air tetesan di dalam unit akan terbuang keluar melalui saluran pembuangan. Namun jika saluran pembuangan penuh akibat kotoran yang mengendap di dalamnya maka otomatis pembuangan air terhambat, sehingga air tersebut menetes melalui unit indoor.
1. Talang BELAKANG MAMPET
SOLUSI PENYEBAB PERTAMA : Atasi AC Bocor atau AC netes air dengan membersihkan saluran pembuangan talang belakang.
Hal ini agak sulit dilakukan karena harus menurunkan unit indoor. Pipa sambungan di unit indoor perlu dilepaskan terlebih dahulu agar unit indoor bisa dilepaskan dari rangkaian instalasi. Turunkan indoor ke bawah. Selanjutnya semprot talang pembuangan air sampai seluruh kotoran keluar.
Langkah-langkah cara mengatasinya :
- Cabut steker listrik AC
- Buka Cashing indoor AC dan turunkan ke bawah
- Semprot saluran pembuangan air dengan selang air hingga seluruh kotoran keluar
- Pastikan seluruh kotoran di dalam saluran pembuangan sudah tidak ada
- Pasang kembali unit indoor AC
2. KONDENSASI PIPA
PENYEBAB KEDUA : AC Bocor atau AC netes air akibat proses alami di pipa. Istilahnya “AC mengalami Kondensasi”.
Ini disebabkan oleh perbedaan suhu yang cukup tinggi di dalam pipa dengan suhu di luar. Pada umumnya kondensasi sering terjadi pada AC yang sudah lebih dari 5 tahun dikarenakan pembungkus pipa (Armaflex) sudah kurang bagus.
SOLUSI PENYEBAB KEDUA : Atasi AC Bocor akibat kondensasi dengan penggantian pembungkus pipa (armaflex) yang baru. Pemasangan armaflex harus dilakukan dengan baik dan benar dan hindari celah.
3. KEMIRINGAN INSTALASI AC
PENYEBAB KETIGA : AC bocor atau AC netes air dapat terjadi karena instalasi AC yang salah dalam hal “kemiringan saluran pembuangan”. Sehingga air yang menetes dari unit tidak tersalurkan keluar menuju saluran pembuangan.
SOLUSI PEMYEBAB KETIGA : Atasi masalah kesalahan instalasi AC tersebut dengan cara instalasi ulang saluran pembuangan air tersebut dengan membuka chasing unit AC. Atur kembali kemiringannya agar air yang menetes bisa mengalir keluar.
4. CELAH TERSEMBUNYI
PENYEBAB KEEMPAT : Jika AC Bocor atau AC netes air masih juga terjadi padahal sudah diperbaiki talang belakangnya dan sudah diganti armaflexnya.
Pada beberapa kasus yang terjadi adalah karena adanya air yang menetes dari kondensasi dan menetes di celah celah tersembunyi dan tidak terlihat kecuali dengan menggunakan lampu senter.
SOLUSI PENYEBAB KEEMPAT : Atasi masalah AC bocor atau AC netes air yang terus terjadi walauapun sudah berkali kali disservice dengan cara meneliti dengan seksama “darimana asal tetesan air tersebut, ikuti sampai ketemu sumber tetesan air tersebut”.
Setelah diketahui sumber tetesan air tersebut maka perbaiki. Hal ini memang memerlukan keahlian khusus oleh teknisi ac yang sangat berpengalaman.
Komponen Utama AC
1. Kondensor
Kondensor merupakan sebuah alat yang mempunyai fungsi sebagai penukar kalor, mengubah wujud refrigerant dari bentuk gas sampai menjadi cair, dan menurunkan suhu temperature refrigerant.
Pada bagian ini biasanya menggunakan udara untuk sebagai media pendinginnya. Sejumlah kalor yang terdapat pada refrigerant dilepaskan ke udara lepas dengan bantuan kipas motor pada AC.
Supaya pelepasan kalor lebih cepat, pipa pada kondensor di desain berliku-liku dan dilengkapi dengan sirip.
Oleh karena itu pembersihan sirip pipa pada bagian kondensor sangatlah penting supaya perpindahan kalor dari refrigerant tidak terganggu.
Dan apabila sirip pada kondensor dibiarkan dalam keadaan kotor, bisa menyebabkan turunnya performa kinerja Ac yang dapat membuat AC menjadi kurang dingin.
2. Kompresor
Komponen ini merupakan alat yang memiliki fungsi sebagai pusat sirkulasi (mengedarkan dan memompa) bahan pendingin atau refrigerant ke seluruh bagian Air Conditioner atau AC.
Kompresor juga berguna untuk membentuk dua daerah tekanan yang berbeda-beda, antara daerah yang mempunyai tekanan rendah dan daerah yang mempunyai tekanan tinggi.
3. Pipa Kapiler
Pipa kapiler adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi untuk menurunkan tekanan refrigerant serta mengatur aliran refrigerant menuju evaporator.
Fungsi utama dari pipa kapiler sendiri sangatlah vital, sebab pipa ini mempunyai hubungan dengan dua bagian tekanan yang berbeda-beda, yaitu tekanan rendah dan tekanan tinggi.
Refrigerant yang bertekanan lebih tinggi sebelum melewati pipa ini akan diturunkan atau diubah tekanannya.
Penurunan tekanan pada refrigerant mengakibatkan terjadinya penurunan suhu. Pada bagian inilah yang bisa mnyebabkan udara mencapau suhu terendah atau dingin.
4. Evaporator
Fungsi dari evaporator ini adalah mengalirkan dan menyerap panas dari udara ke dalam ruangan refrigerant. Wujud cair dari refrigerant akan berubah menjadi gas setelah melalui pipa kapiler.
Bisa disebut bahwa evaporator ini merupakan sebuah komponen AC yang mempunyai fungsi sebagai penukar panas.
Pada dasarnya udara yang berada di ruangan ber AC, diserap oleh evaporator dan masuk melalui sirip pipa kapiler.
Sehingga suhu udara yang keluar dari sirip-sirip menjadi lebih randah dari keadaan semula atau pada saat udara kondisi dingin. Proses sirkulasi di dalam ruangan ini diatur oleh blower indoor.
Mungkin hanya ini saja yang bisa saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Sekian dan terimakasih :)
PENYEBAB KEEMPAT : Jika AC Bocor atau AC netes air masih juga terjadi padahal sudah diperbaiki talang belakangnya dan sudah diganti armaflexnya.
Pada beberapa kasus yang terjadi adalah karena adanya air yang menetes dari kondensasi dan menetes di celah celah tersembunyi dan tidak terlihat kecuali dengan menggunakan lampu senter.
SOLUSI PENYEBAB KEEMPAT : Atasi masalah AC bocor atau AC netes air yang terus terjadi walauapun sudah berkali kali disservice dengan cara meneliti dengan seksama “darimana asal tetesan air tersebut, ikuti sampai ketemu sumber tetesan air tersebut”.
Setelah diketahui sumber tetesan air tersebut maka perbaiki. Hal ini memang memerlukan keahlian khusus oleh teknisi ac yang sangat berpengalaman.
Komponen Utama AC
1. Kondensor
Kondensor merupakan sebuah alat yang mempunyai fungsi sebagai penukar kalor, mengubah wujud refrigerant dari bentuk gas sampai menjadi cair, dan menurunkan suhu temperature refrigerant.
Pada bagian ini biasanya menggunakan udara untuk sebagai media pendinginnya. Sejumlah kalor yang terdapat pada refrigerant dilepaskan ke udara lepas dengan bantuan kipas motor pada AC.
Supaya pelepasan kalor lebih cepat, pipa pada kondensor di desain berliku-liku dan dilengkapi dengan sirip.
Oleh karena itu pembersihan sirip pipa pada bagian kondensor sangatlah penting supaya perpindahan kalor dari refrigerant tidak terganggu.
Dan apabila sirip pada kondensor dibiarkan dalam keadaan kotor, bisa menyebabkan turunnya performa kinerja Ac yang dapat membuat AC menjadi kurang dingin.
2. Kompresor
Komponen ini merupakan alat yang memiliki fungsi sebagai pusat sirkulasi (mengedarkan dan memompa) bahan pendingin atau refrigerant ke seluruh bagian Air Conditioner atau AC.
Kompresor juga berguna untuk membentuk dua daerah tekanan yang berbeda-beda, antara daerah yang mempunyai tekanan rendah dan daerah yang mempunyai tekanan tinggi.
3. Pipa Kapiler
Pipa kapiler adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi untuk menurunkan tekanan refrigerant serta mengatur aliran refrigerant menuju evaporator.
Fungsi utama dari pipa kapiler sendiri sangatlah vital, sebab pipa ini mempunyai hubungan dengan dua bagian tekanan yang berbeda-beda, yaitu tekanan rendah dan tekanan tinggi.
Refrigerant yang bertekanan lebih tinggi sebelum melewati pipa ini akan diturunkan atau diubah tekanannya.
Penurunan tekanan pada refrigerant mengakibatkan terjadinya penurunan suhu. Pada bagian inilah yang bisa mnyebabkan udara mencapau suhu terendah atau dingin.
4. Evaporator
Fungsi dari evaporator ini adalah mengalirkan dan menyerap panas dari udara ke dalam ruangan refrigerant. Wujud cair dari refrigerant akan berubah menjadi gas setelah melalui pipa kapiler.
Bisa disebut bahwa evaporator ini merupakan sebuah komponen AC yang mempunyai fungsi sebagai penukar panas.
Pada dasarnya udara yang berada di ruangan ber AC, diserap oleh evaporator dan masuk melalui sirip pipa kapiler.
Sehingga suhu udara yang keluar dari sirip-sirip menjadi lebih randah dari keadaan semula atau pada saat udara kondisi dingin. Proses sirkulasi di dalam ruangan ini diatur oleh blower indoor.
Mungkin hanya ini saja yang bisa saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Sekian dan terimakasih :)
Komentar
Posting Komentar